Kenapa saya keras membela Muslim yang dikafirkan? Karena Muslim itu bersaudara. Selama mereka Ahli Kiblat dan tidak menampakkan kekafiran sebagaimana Ahmadiyah yg mengaku ada Nabi setelah Nabi Muhammad SAW dan Liberal yg lantang menolak Hukum aAllah atau Syi'ah Rafidhoh yang mengkafirkan istri dan sahabat Nabi, atau Salafi Wahabi yang mengkafirkan sesama Muslim maka mereka itu saudara kita. Selama perbedaan masih soal Furu' / Khilafiyah, itu wajar. Tanya Ulama (Fas-alu Ahli Zikri) dan Tabayyun (Hujuraat 6) itu kuncinya.
Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara (QS Al-Hujurat [49]: 10).
“Tidak beriman seorang dari kamu, sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari Muslim).
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang dengan sesama mereka seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan baik (sakit) demam dan tidak bisa tidur.” (HR. Bukhari-Muslim)