Selasa, 12 Mei 2015

Beda Ulama dengan Orang Awam

Kalau Ulama seperti KH Said Aqil Siradj, Habib Rizieq, dsb mereka biasa bertemu dengan ratusan orang tiap hari. Kalau setahun puluhan ribu. Seumur hidupnya mungkin ratusan ribu dari macam2 aliran dan agama.
Habib Rizieq yang pernah ke Iran bisa saja ketemu Imam Syi'ah, Ali Khamenei dan berkata: "Nei.. Nei... Bener tidak Syi'ah mengkafirkan Siti 'Aisyar ra dan Abu Bakar ra?" Nah Ali Khamenei kemudian menjawab: "Tidak benar itu. Kami justru mengharamkannya".

Dari situlah Ulama seperti Habib Rizieq dan KH Said Aqil Siradj berpendapat sebagaimana Sunni, Syi'ah itu ada yang lurus. Karena mereka bisa bertemu langsung dgn banyak kaum Syi'ah. Bukan cuma Syi'ah Ghulat dan Rafidhoh yang kafir/sesat yang mereka temui. Yang lurus juga ada.

Buat yang Suka Su'u Zhon dan Bilang Taqiyah

Bagi orang yang gemar Buruk Sangka dan suka menuduh orang lain taqiyyah / pura2. Dalam Islam, kita cuma menilai yang zahir. Bukan zon (dugaan) atau hati. Karena hati itu urusan Allah:

Abu Hurairah dari Nabi S.a.w bersabda, “Isa bin Maryam melihat seorang laki-laki mencuri. Isa bertanya kepadanya, ‘Apakah kamu mencuri?’ Dia menjawab, ‘Tidak mungkin, demi Allah yang tidak ada Tuhan yang hak kecuali Dia.’ Isa berkata, ‘Aku beriman kepada Allah dan aku mendustakan mataku’. ”[HR Bukhari no. 3443, HR Muslim no. 2366]
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” [Al Hujuraat 12]

Minggu, 10 Mei 2015

Daftar Website Ulama


Daftar Website Ulama
Mencari informasi di internet harus hati2. Selain ada informasi, ada juga ghibah, fitnah, dan namimah/adu domba. Jadi hati-hati. Jangan asal Google. Lihat dulu sumber websitenya itu terpercaya atau tidak? Ulama atau Lembaga Islam yang lurus? Atau cuma Website Khawarij yang cuma menebar fitnah dan adu domba? Jadi hati2.
Berikut daftar website Ulama:

http://mui.or.id Majelis Ulama Indonesia
http://nu.or.id Ulama Nahdlatul Ulama (NU)
http://www.habibrizieq.com Habib Dr Muhammad Rizieq bin Husein Syihab MA
http://quraishshihab.com KH Dr Muhammad Quraish Shihab
http://www.fiqih-islam.com Ustad Ahmad Sarwat Lc

Syi'ah Bukan Islam?

Ada yang bilang Syi'ah bukan Islam karena Rukun Iman dan Rukun Islamnya beda. Titik...
Itulah beda orang awam dgn ulama.
Jika kita lihat di Al Qur'an, tidak ada rumusan Rukun Iman itu ada 6 dan Rukun Islam itu 5. Di surat Al Baqarah ayat 3 dan 4 coba lihat:

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. 
dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." [Al Baqarah 3-4]

Beda tidak ayat2 Al Baqarah di atas dgn 6 Rukun Iman yang kita imani? Beda bukan? Apa itu sesat? Tidak. Jadi jangan bilang asal beda Rumus Rukun Iman dan Rukun Islam lalu kita bilang kafir. Tidak bisa begitu.

Meski rumusan beda, selama mereka beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab Suci, Rasul, Hari Kiamat, dan Takdir, mereka itu Islam.
Meski rumusan beda, selama mereka mengucapkan kalimat Syahadah, sholat, zakat, puasa, dan haji jika mampu, mereka itu Islam. Begitu. Jangan asal bilang kafir karena Rukun Iman dan Rukun Islamnya beda.

Al Ghuroba VS Al Gherobak


Ghuroba (Orang2 Asing) itu adalah orang2 yang bertakwa. Mengerjakan perintah Allah dan menjauhi Larangan Allah. Misalnya tidak suka su'u zhon / buruk sangka, ghibah, fitnah, atau mengkafirkan Muslim.

Ghuroba itu sifatnya sesuai dgn sifat orang2 yang beriman yang digambarkan pada Al Qur'an dan Hadits. Misalnya lemah lembut thd sesama Muslim, baik akhlaknya, lembut tutur bahasanya, dsb.

Ghuroba itu sifatnya berlawanan dengan sifat2 orang munafik / khawarij yang digambarkan pada Al Qur'an dan Hadits seperti tidak bersekutu dgn Yahudi dan Nasrani guna membantai sesama Muslim, tidak sombong, tidak merasa paling benar sendiri, dsb.

Memang orang2 yang merasa jadi "Al Gherobak", orang2 asing yg paling Islam ini justru jadi parasit bagi ummat Islam. Mengganggu ummat Islam.

Kamis, 07 Mei 2015

Dahsyatnya Siksa Api Neraka

”Api neraka dinyalakan selama 1.000 tahun sehingga warnanya menjadi putih. Kemudian, neraka dinyalakan lagi selama 1.000 tahun, sehingga warna apinya menjadi merah. Lalu, api itu dinyalakan lagi selama 1.000 tahun sehingga apinya tampak berwarna hitam, yakni hitam yang gelap gulita seperti gelapnya malam.”
(H.R. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)

Dari Nu`man Bin Basyir ra: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhnya seringan-ringan siksaan penghuni Neraka pada hari Qiamat ialah seseorang yang diletakkan di bawah dua telapak kakinya dua bara api neraka sehingga mendidih otak yang ada di kepalanya (dari sebab panasnya kedua bara api neraka tersebut) Dia mengira bahwa tidak ada orang lain yang lebih dashyat siksaan daripadanya, padahal dialah orang yang paling ringan siksaannya”. (Hadis Riwayat Bukhari & Muslim).

Rabu, 06 Mei 2015

Ahmaq: Orang Bodoh yang Merasa Alim / Pintar


Nabi Isa berkata: "Dengan izin Allah, aku bisa menyembuhkan orang yang berpenyakit lepra dan buta. Bahkan aku bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Tapi terhadap orang yang amat bodoh, aku tak bisa menyembuhkannya." Saat ditanya siapa orang yang amat bodoh itu, Nabi Isa menjawab: "Dia adalah orang yang bodoh, tapi merasa pintar. Dia justru menganggap orang lain bodoh dan merasa kebenaran hanya miliknya. Dia kagum akan pendapatnya sendiri". Aku tak bisa menyembuhkan orang bodoh seperti ini.
Ahmaq: Orang Bodoh yang Merasa Alim / Pintar
http://syiarislam.blogspot.com/2015/05/ahmaq-orang-bodoh-yang-merasa-alim.html
Orang yang bageut / ngeyel:

"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. 
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat." [Al Baqarah 6-7]

"Sama saja bagi mereka apakah kamu memberi peringatan kepada mereka ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman." [Yaasiin 10]

Cara Mendapatkan Kebenaran


Saat ini banyak fitnah dan berita bohong berseliweran. Tak jarang berita yang saya kira benar dan juga sebarkan, ternyata belakangan saya ketahui palsu. Padahal Dusta itu ciri munafik. Dan jika kita menyebar dusta juga, khawatirnya kita ikut berdosa. Oleh sebab itu ada baiknya kita mengkaji ajaran Islam bagaimana kita bisa mendapat berita yang benar sehingga tidak sampai menzalimi satu kaum.

1. Tabayyun ke Pihak yang Dituduh/Difitnah


“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]

2. Cover Both Sides of a Story

Senin, 04 Mei 2015

Introspeksi Diri Sebelum Maut Menjemput

Umur Nabi Muhammad 63 tahun. Umur ummat Nabi pun rata2 sekitar itu.
Jadi jika umur kita 48 tahun, berarti jatah hidup sekitar 15 tahun. Itu juga jika Malaikat Maut tidak menjemput kita lebih awal.
Jadi lebih baik kita bermuhasabah. Apakah semua perintah Allah dan RasulNya terutama yang wajib sudah kita kerjakan? Apakah semua larangan Allah dan RasulNya terutama yang Haram sudah kita tinggalkan?

Minggu, 03 Mei 2015

Meluruskan Fitnah Sodomi Syi’ah

Saya bukan Syi'ah, tapi menurut saya fitnah tentang ini kelewatan dan harus diluruskan. Menurut orang Syi'ah, Sodomi itu haram.

Fitnah Syi'ah berhubungan dgn istri lewat dubur atau dgn binatang menurut saya kelewatan. Cuma orang2 bodoh saja yang tertipu.
Apa Wahabi takfiri tsb selalu berada di kamar suami istri Syiah saat mereka berhubungan? Itu tak sesuai ajaran Islam.
Jumlah Syiah ada 165 juta orang. Andai ada 1000 orang yang begitu, tak bisa kita berkesimpulan 165 juta Syiah begitu. Sesuai tidak dgn metode sampling Statistika? Harus ada metode ilmiyah yg dipakai. Tak bisa main generalisir.

Kalau Wahabi menginap di kamar semua suami istri Syiah yang jumlahnya misalnya 60 juta dan ternyata benar mereka sodomi, bolehlah Wahabi berkesimpulan seperti itu. Cuma ya itu terlalu gila buat dipercaya. Cuma orang bodoh yang penuh kebencian saja yang percaya.

Situs Syiar Islam

Info Indonesia